hhn8g8gj8hg8hj


Silahkan meninggalkan pesan pada form dibawah ini. Terimakasih.








Istilah Apoteke atau Apotek mulai diperkenalkan oleh seorang dokter atau tabib Romawi bernama Galen (131–201 CE), yang menamakan tempatnya memeriksa pasien sebagai “latron” dan tempatnya menyimpan obat disebut “apotheca“, yang secara harfiah berarti gudang. Nama Galen saat ini diabadikan sebagai sebutan ilmu meracik obat secara mekanis (dgn mortar misalnya), yaitu Galenicals.
Meskipun apotek sebagai nama gudang obat sudah sejak abad ke-2, namun apotek sebagai tempat pembuatan dan penyaluran obat baru ada pada tahun 750 CE, 500 tahun setelah zaman Galen, dan tempatnya di Baghdad, bukan di Romawi. Citra dan status apotek di Baghdad ketika itu amat tinggi dan terkenal, sehingga tidak sedikit orang yang melengkapi namanya dengan atribut “Ibn-al-attar” yang artinya “anak apoteker”. Salah satu tokoh farmasi ternama adalah Avicenna alias Ibnu Sina, seorang dokter-farmasi dari Persia yg hidup pada tahun 930–1037 CE.
Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!



